MALILI__Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Luwu Timur mendorong Pemerintah Daerah mempercepat pelaksanaan program pembangunan dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Hal tersebut disampaikan Muhammad Harisal saat membacakan pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan dalam Rapat Paripurna Perubahan APBD 2026, Jumat (4/9/2026).
Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian fiskal. Namun, pemerintah diminta memastikan serapan anggaran tidak menumpuk menjelang akhir tahun.
Menurut Fraksi PDI Perjuangan, percepatan pelaksanaan program diperlukan untuk mencegah pekerjaan dilakukan terburu-buru yang berpotensi memengaruhi kualitas pembangunan dan efisiensi anggaran.
Fraksi juga mendorong Inspektorat lebih aktif mendampingi perangkat daerah dalam melakukan evaluasi dan penyesuaian target program agar lebih realistis dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain itu, pemerintah diminta mengidentifikasi berbagai kendala yang menghambat realisasi anggaran, baik persoalan birokrasi, kemampuan teknis perangkat daerah maupun kondisi ekonomi dan sosial.
Fraksi PDI Perjuangan berharap APBD Perubahan 2026 tidak sekadar menjadi penyesuaian anggaran, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Muhammad Harisal menegaskan, keberhasilan APBD bukan diukur dari seberapa cepat anggaran dibelanjakan, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
“APBD Perubahan harus menjadi instrumen produktif untuk mengarahkan kembali belanja daerah ke sektor prioritas,” tegasnya.(tim)





