Masyarakat Rasakan Manfaat Program LRP PT Vale: Dari Bertani Hingga Tata Boga

LUWU TIMUR – Program Livelihood Restoration Program (LRP) yang digagas oleh PT. Vale Indonesia, Tbk. mendapat sambutan positif dari masyarakat terdampak proyek pertambangan.

Program ini dinilai memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat di berbagai sektor.

LRP dirancang sebagai upaya berkelanjutan untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian, peternakan, perikanan, tata boga, hingga literasi keuangan.

Lebih dari 50 orang telah menjadi penerima manfaat dari pelatihan dan pendampingan yang diberikan melalui program ini.

Berikut beberapa pendapat peserta LRP yang berhasil dirangkum dari video yang diunggah Halaman resmi Vale, Rabu (09/07/2025) :

Ratna Sari Dewi, salah satu peserta pelatihan tata boga, mengungkapkan antusiasmenya terhadap program ini.

“Sebagai ibu rumah tangga dan pedagang, pelatihan tata boga ini sangat bermanfaat. Saya jadi punya tambahan ilmu dan bisa mulai memikirkan usaha yang bisa saya kembangkan ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, Waode Suratni (50), peserta pelatihan literasi keuangan, menyampaikan bahwa pelatihan dari PT. Vale membuka wawasan dan pengetahuannya dalam mengelola keuangan rumah tangga.

“Pelatihan ini sangat-sangat membantu. Yang tadinya kita tidak tahu, sekarang jadi tahu. Pikiran kita jadi lebih terbuka,” ucapnya penuh semangat.

Pendapat senada juga datang dari Salam Jaya (53), seorang petani yang mengikuti pelatihan pertanian. Ia mengaku banyak mendapatkan pengetahuan praktis, khususnya dalam pembuatan pupuk.

“Dulu kami tidak tahu cara buat pupuk sendiri, tapi setelah praktek, jadi bisa. Harapan saya, ibu-ibu juga bisa kembangkan usaha sesuai dengan yang dipelajari, misalnya membuat kue atau nasi kuning,” jelasnya.

Ia pun berharap PT. Vale terus menjalin sinergi dengan masyarakat terdampak, agar program semacam ini dapat terus berlanjut dan membawa dampak positif yang lebih luas.

Sementara Senior Coordinator Stakeholder, Charles Christian menjelaskan, program yang sudah kita lakukan hasil penjaringan dari tim kita adalah inisiatif yang diinginkan oleh masyarakat sendiri seperti bidang perdagangan, pertanian, tata boga, industri kreatif, dan jasa.

“Sehingga selama pelatihan yang kita lakukan itu, semoga bisa memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat yang mengikuti pelatihan ini,” jelas Charles.

Melalui LRP, PT. Vale menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan kapasitas masyarakat lokal agar lebih mandiri dan berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi yang kuat antara perusahaan dan masyarakat dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.

liputan : tim
editor : redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *