Konsolidasi Pembangunan Lutim, Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan Buka Musrenbang

LUWU TIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat arah kebijakan pembangunan daerah dengan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Towuti.

Acara yang berlangsung di Aula Serbaguna Towuti, Senin (10/02/2025) ini, dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Andi Juana Fachruddin, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan.

Andi Juana Fachruddin menegaskan, arah kebijakan pembangunan untuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2029 berfokus pada konsolidasi penguatan landasan transformasi sosial, ekonomi, dan tata kelola.

Hal ini, kata Ia, juga disertai dengan penguatan ketahanan sosial budaya dan ekologi, serta peningkatan keamanan daerah, demokrasi substansial, dan stabilitas ekonomi makro daerah.

“Arahan ini menjadi salah satu landasan utama dalam mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi daerah, sehingga dapat memberikan informasi yang akurat dalam merumuskan perencanaan strategis daerah, menyusun kebijakan, program, dan kegiatan yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada Tahun Anggaran 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berkomitmen untuk memastikan relevansi dan efektivitas program pembangunan agar dapat menjawab permasalahan masyarakat secara tepat sasaran dan efisien dalam penggunaan anggaran.

Oleh karena itu, penyusunan kebijakan program kegiatan selalu melibatkan partisipasi masyarakat melalui berbagai mekanisme, seperti Konsultasi Publik, Musrenbang, Rencana Kerja (Renja) OPD, serta membangun kemitraan yang positif dengan DPRD. Dalam hal ini, usulan pokok-pokok pikiran DPRD akan menjadi bagian integral dari dokumen perencanaan daerah.

“Melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD ini, kita berharap dapat menerima berbagai masukan dari pemangku kepentingan, sehingga skala prioritas perencanaan yang disusun dalam dokumen RKPD maupun Renja Perangkat Daerah Tahun 2026 dapat lebih tajam dan terarah,” jelasnya.

Dirinya juga menegaskan, dalam penetapan skala prioritas pembangunan tetap mempertimbangkan visi dan misi Bupati terpilih, RPJPD 2025-2029, serta kebijakan pembangunan tingkat provinsi dan nasional, termasuk RPJMN sebagai prioritas nasional.

Musrenbang Kecamatan Towuti ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perwakilan OPD, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, akademisi, dan berbagai elemen lainnya yang turut berperan dalam menyusun arah pembangunan daerah yang lebih berkelanjutan dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

liputan : tim
editor : redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *