TOMONI__Proyek pembangunan pasar Tomoni kecamatan Tomoni kabupaten Luwu Timur yang menelan anggaran Rp 17 Miliar melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2024 saat ini kondisinya sangat memprihatinkan,pasalnya pasar sentral Tomoni itu yang sebelumnya di gunakan masyarakat sebagai fasilitas transaksi jual beli saat ini terbengkalai karena belum juga rampung.
Parahnya lagi proyek pembangunan pasar sentral Tomoni tidak jelas status kontraknya,apakah di putus atau di beri adendum maupun di denda,karena saat ini proses pengerjaan masih berjalan.
“Harusnya pihak penegak hukum di Luwu Timur turun melakukan penyelidikan terkait pembangunan pasar tersebut yang menelan Uang Rakyat belasan Miliar itu”ujar Sudarto warga Tomoni kepada wartawan 18 Januari 2025.
Dikatakannya,selain kejelasan kontrak,pula banyak permasalahan di lokasi yang diduga di kerja asal asalan,sehingga dikwatirkan kalau rampung bisa menimbulkan permasalahan.
“Harusnya setiap saat konsultan pengawas dan tenaga teknis setiap saat berada di lokasi proyek agar kualitas proyek dapat terjamin,”pungkasnya.
Liputan :tim
Editor :redaksi





