Rakor Forkopimcam di Wasuponda, Ini Pesan Jayadi Nas Kepada PPK dan Panwascam

LUWU TIMUR – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 tidak akan lama lagi digelar, lebih tepatnya pada 27 November 2024.

Guna mensukseskan perhelatan 5 tahunan itu, Pjs. Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas bersama Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wasuponda menggelar Rapat Koordinasi, Selasa (22/10/2024), di Aula Kantor Camat Wasuponda.

Dalam rakor tersebut, Jayadi Nas memberikan pesan dan harapan kepada para penyelenggara pemilu di kecamatan yakni PPK dan Panwascam.

“KPU dan Panwascam, sekarang kondisi lagi mulai pengadaan dan pendistribusian logistik, jadi pastikan logistik itu terdistribusi dengan baik sesuai dengan tahapan atau jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Jayadi Nas.

Untuk tempat penyimpanan logistik itu, kata Jayadi, harus aman, misalnya hindarkan dari air agar tidak basah, jangan sampai kita punya kertas suara basah, selain itu, pastikan juga jangan sampai ada yang tercoblos duluan.

“Jadi mari diantiispasi sejak dini, tolong perhatikan dinding jangan sampai bisa dimasuki orang, tolong dijaga pak kapolsek, pastikan poskonya tidak berjauhan dari logitsik,” ujarnya.

Ia berpesan agar gemboknya dipastikan bahwa berfungsi atau tidak, jangan sampai dikunci lalu tidak bisa terbuka, semua prosedur terkait dengan pelayanan kepada para pemilih tolong dicek baik-baik. Termasuk nanti cek jumlah, apakah jumlah sarana dan prasarana yang lain.

Kepada Panwas, Pjs. Bupati meminta agar tidak ada alasan panwas bertengkar, karena aturan yang digunakan sama, yang membuat bertengkar kalau aturan itu berbeda.

“Panwas yang terbaik adalah panwas yang tidak ada masalah didaerahnya. Itulah kenapa kita harus menolak money politik, karena itu harga diri, jadi adinda panwas untuk terus menjaga itu,” tegasnya.

Selanjutnya, Jayadi Nas berpesan agar panwas jangan mencurigai yang ada ditempat ini (peserta rakor), baik PNS maupun pak desa, tidak ada niat sedikitpun untuk mencoba atau bermain diluar ini, karena aturannya jelas, kita ini pelayanan publik sehingga harus melayani dan tidak membeda bedakan satu dengan yang lain,” tuturnya menambahkan.

“Kita semua punya pilihan, namun jangan sampai itu membuat kerusakan, jangan juga memaksa, adik adik panwas itu jangan juga grasak-grusuk, awasi cegah tindak. Lihat dulu bagaimana pelanggaran yang dilakukan dan sejauh apa, lalu ditindak, awasi dlu baik-baik jangan sampai ada sengaja dan tidak sengaja, lalu kita mencegah,” pungkas Pjs. Bupati Jayadi Nas.

liputan : tim
editor : redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *