LUWU TIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) melalui Dinas Kesehatan menggelar lomba Senam Lansia tingkat Kabupaten dalam rangka memperingati hari Lansia ke 28 tahun bertajuk “Lansia Terawat Indonesia Bermartabat” yang dilaksanakan di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Kamis (04/07/24).
Kegiatan yang diikuti 10 Puskesmas se-Kabupaten Luwu Timur, dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Andrika dan turut dihadiri Sekertaris Dinas Kesehatan Lutim, Andi Tulleng, TP PKK Kabupaten Lutim, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Lutim, 3 orang Tim Juri yakni Hartini Hafizah, A. Lukman Qadri, dan Nelli Mualim.
Aini Endis mengatakan, Lansia memiliki kontribusi yang sangat besar dalam kesejahteraan dan pembangunan bangsa karena memiliki kebijakan, kearifan serta pengalaman yang berharga.
“Kesejahteraan para Lansia perlu menjadi perhatian, berpihak pada pemenuhan hak-hak dan pemenuhan kebutuhan lanjut usia serta menjamin peningkatan aktualisasi diri dan peran sosialnya di masyarakat,” imbuhnya.
Dirinya mengatakan bahwa, salah satu tujuan pembangunan nasional adalah meningkatkan Usia Harapan Hidup (UHH).
“Di Kabupaten Lutim, UHH lima tahun terakhir cenderung meningkat, tahun 2019 UHH 70,38%, meningkat setiap tahunnya menjadi 71,19% pada tahun 2023. Peningkatan Usia Harapan Hidup ini berdampak pada populasi penduduk lansia yang terus bertambah dengan segala konsekuensinya,” tambahnya.
Adapun sebagai penutup acara ini ialah pengumuman Lomba Senam Lansia yang dimenangkan Puskesmas Wasuponda sebagai juara pertama dengan nilai 466, juara kedua Puskesmas Malili dengan nilai 463, juara ketiga Puskesmas Kalaena dengan nilai 451.
Sementara juara harapan 1 Puskesmas Wawondula dengan nilai 450, juara harapan 2 Puskesmas Bone Pute dengan nilai 429 dan juara harapan 3 Puskesmas Angkona dengan nilai 420.
liputan : tim
editor : redaksi





