MALILI__ Padi menjadi salah satu komoditi yang besar di Indonesia. Tanaman ini dari Indonesia bahkan telah memasuki pasar Internasional. Tahun ini, hasil tanaman padi di Indonesia bahkan ditargetkan lebih banyak dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dibuktikan dengan target produksi tanaman padi yang telah berubah 3 kali dalam setahun ini. Alhasil, petani harus memutar otak untuk bisa menghasilkan produksi padi sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Berdasarkan dengan target yang telah ditetapkan terhadap produksi tanaman padi di Indonesia,terkhusus di Kabupaten Luwu Timur untuk tahun 2024 tiga kali panen, maka pemerintah melalui dinas pertanian dan ketahanan pangan akan berupaya untuk meningkatkan produksi tanaman padi.
Kepala dinas pertanian dan ketahanan pangan Luwu Timur,Amrullah Rasyid,S.Pd.MM kepada wartawan senin 15 januari 2024,mengatakan,program yang dilakukan agar hasil padi yang dihasilkan melimpah dan memenuhi target,yakni,membangunan infrastruktur pertanian.
“karena Jika pertanian terus dilakukan dengan cara tradisional, maka hasil padi pun akan sulit bertambah,sehingga infrastruktur pertanian harus di tingkatkan”ujar Amrullah.
Dengan demikian,ungkapnya,maka pemerintah akan berusaha membangun infrastruktur mulai dari mengadakan pompa air, sumur patek, atau pun mengadakan pompa air besar untuk mengambil air dari sungai.Hal ini dapat membantu petani dalam meningkatkan produksi padi.
Diutarakannya,Untuk menghasilkan padi yang berkualitas, maka petani harus menggunakan benih yang unggul dan pupuk yang berkualitas.
“petani juga diminta untuk menggunakan benih terbaik agar padi yang dihasilkan juga melimpah,agar apa yang telah kita targetkan untuk tahun ini tiga kali panen setahun dapat tercapai”pungkasnya.
Liputan :tim
Editor :redaksi





