MALILI__Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur hanya memiliki 13 Aparatur Sipil Negara (ASN) sementara tenaga tim reaksi cepat 24 orang yang non ASN,dimana masih status Tenaga Upah Jasa.
Sekretaris BPBD Luwu Timur,Jumardin,senin 24 oktober 2022 kepada awk media,mengatakan,untuk saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur sangat kekurangan ASN,seperti tenaga pengurus barang,itu dikerjakan langsung oleh kepala sub bagian (Kasubag) kepegawaian.
“karena tidak adanya tenaga pengurus barang,sehingga pekerjaan tersebut diambil alih kasubag kepegawaian,selain itu ada beberapa bagian juga sangat kekurangan tenaga,olehnya semoga kedepan tambahan ASN untuk BPBD Luwu Timur dapat terrealisasi”ujar Jumardin.
Jumardin mengutarakan,walaupun kekurangan ASN,tapi pelayanan masyarakat akan di tingkatkan.
Liputan:tim
Editor:redaksi





