MALILI__Untuk tahun anggaran 2022 dana alokasi khusus (DAK) Luwu Timur sejak memasuki bulan Juli 2022 masih nihil realisasinya,dimana sejumlah proyek fisik yang bersumber dari dana alokasi khusus tersebut masih dalam tahap lelang proyek.
“Selain proyek fisik yang masih sementara lelang,pula proyek penunjukan langsung (PL) juga masih dalam tahap proses,walaupun demikian kami teta melalukan review terhadap dokumen dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai persyaratan pencairan dana tersebut”ujar kepala inspektorat Luwu Timur Salam Latief kepada awal media 7 Juli 2022.
Dia mengatakan,Dokumen yang dimaksud yakni surat perintah pencairan dana (SP2D) dan tahap 3 maupun capaian output dana DAK tahun anggaran 2021 dan kontrak 2022.
“Yang sudah selesai reviuw dokumennya yaitu,Dinas PU, Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian.Semoga pekan depan semua OPD yang mendapatkan dana DAK sudah rampung”tandasnya.
Sekadar diketahui untuk tahun anggaran 2022,Luwu Timur mendapatkan dana DAK dari pemerintah pusat sebesar Rp 97.476.401.000.
Liputan:tim
Editor:redaksi





