MALILI__Para demonstran mahasiswa dan masyarakat dari Kecamatan Towuti, sempat menyinggung kinerja badan usaha milik daerah (BUMD) Luwu Timur yang tak berkontribusi nyata terhadap peningkatan PAD.
Itu disampaikan para demonstran Dalam dialog isu nasional yakni tolak penundaan Pemilu 2024 dan tiga periode jabatan presiden, di ruang Aspirasi bDPRD Luwu Timur, Senin 11 April 2022.
Dialog tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua I DPRD,H.Muh Siddiq BM dan didampingi anggota dewan lainnya yakni Hj Harisah Suharjo dan Suprianto.
Menyikapi isu demonstran, Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur,H.Muh Siddiq mengatakan, ada sebanyak empat BUMD kita, dan baru satu BUMD yang berkontribusi ke daerah ini yakni PT. Bumi Timur Mineral, sementara tiga lainnya mati suri.
Bicara tentang kinerja BUMD,lanjut Muh Siddiq, sejauh ini dinilai buruk dan ini juga harus menjadi catatan pemerintah daerah.
“Nah, terkait hal itu, tentu kami dari legislatif meminta agar BUMD ini dibenahi, makanya kami minta ke pemerintah daerah agar direksinya diganti,” tandasnya.
Selain itu,DPRD Luwu Timur sangat merespon kementrian ESDM dalam melelang tiga blok yang dilepas oleh PT. Vale.
“Olehnya itu, kita berharap BUMD untuk mengikuti proses lelang itu sehingga nantinya bisa berkontribusi ke daerah ini melalui peningkatan PAD,”tutup Siddiq.
Turut hadir di dialog tersebut, Kapolres Luwu Timur, AKBP Silvester Simamora, Waka Polres Lutim, Muh Rifai dan pihak TNI.
Liputan:rls/k
Editor:redaksi





