MALILI___Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, H. M. Siddiq. BM menyarankan mestinya jajaran direksi menghitung peluang bisnis yang akan dilakukan oleh perusahaan kemudian menyatakan kepada Pemerintah berapa dana penyertaan modal yang dibutuhkan saat ingin melakukan kegiatan.
“Saran saya, jajaran direksi harus meyakinkan Bupati selaku pemegang saham pengendali atau pemegang saham mayoritas ketika ingin melakukan perencanaan kegiatan sehingga bisnis yang direncanakan ini bisa mendapat persetujuan dari Bupati yang selanjutnya diusulkan ke DPRD dan mendapatkan persetujuan penyertaan modal,” kata H.M. Siddiq. BM.
Lebih lanjut, pada kesempatan tersebut H.M Siddiq menyampaikan harapan agar interaksi pada pertemuan tersebut dapat memberikan solusi yang baik, yang kemudian perusahaan ini bisa berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan dan yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan daerah.
RUPS PT. NTE yang dihadiri langsung Komisaris Utama, Amrullah dan Direktur Utama, Haeruddin serta seluruh jajaran direksi juga membahas beberapa agenda penting lainnya diantaranya Laporan keuangan PT. NTE Tahun 2022, Peningkatan Nilai Saham serta Pengambilan Nilai Saham Portofel oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur serta membahas pertukaran dijajaran direksi.
Sebagai informasi, selain bergerak di bidang pengadaan listrik dan pertambangan, BUMD PT. Nusa Timur Energi juga bergerak dibidang konstruksi perdagangan umum, pergudangan, angkutan darat dan laut, pertanaman, pemupukan dan penghijauan, industri, real estate, pengumpulan limbah, pengelohan limbah dan daur ulang sampah.
Liputan:rls/kmnf
Editor:redaksi





