Penasaran Dengan Program 1 Milyar 1 Desa ?, Ini Penjelasan H Budiman Yang Bikin Warga Kalaena Takjub

  • Whatsapp
Menyapa Desa Kalaena Kiri, H. Budiman di dampingi Jurkam Rully Heryawan

Kalaena_ Ada beberapa program baru di Visi-misi Husler-Budiman yang sangat menarik dan bikin takjub warga Desa Kalaena Kiri. Program di bidang pemerintahan tersebut yaitu pemberian 1 milyar satu Desa.

Calon Wakil Bupati nomor urut Satu Drs. H. Budiman, MPd dalam kesempatan berdialog dengan warga Desa Kalaena Kiri Kecamatan Kalaena, menjelaskan tentang pentingnya dana tersebut bagi peningkatan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Desa.

“Potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia tiap desa itu beda-beda, dengan tambahan 1 milyar memungkinkan desa mengelolah sumber daya alamnya, meningkatkan kualitas sumber daya manusianya atau memperkuat kemampuan modal BUMDES atau UMKM nya. Untuk itu kedepan, peran para Pendamping Desa akan sangat menentukan”. Papar Budiman, Selasa 3 November 2020.

Selain peningkatan kapasitas aparatur Desa, lanjut H. Budiman, peningkatan kualitas UKM juga penting. “UMKM juga akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan, kita upayakan UMKM menjadi Bankable, harus bisa bekerjasama dengan sektor modal atau perbankan, karena salah satu program prioritas kami adalah peningkatan jumlah pelaku usaha baru berbasis Desa”. Jelasnya.

Program untuk sektor Pemerintahan yang terdiri dari enam poin itu yakni Pemberian
1 Desa 1 Milyar, Layananan internet gratis ruang publik, Bantuan Biaya Operasional Desa, Peningkatan Kesejahteraan bagi ASN dan tenaga upah jasa, Peningkatan Kesejahteraan Anggota BPD dan Peningkatan kapasitas aparat pemerintahan desa.

Sementara itu, Juru kampanye Husler-Budiman, Rully Heryawan mengemukakan jika program 1 milyar 1 desa itu sempat digosipkan hanya akan menguntungkan para Kepala Desa saja.

“Ada yang menyebar gosip murahan kalau program ini hanya menguntungkan Kepala Desa, gosip itu tidak benar. Dana itu di serahkan ke Desa dengan tujuan utama adalah untuk memaksimalkan potensi Desa. Penganggaran di desa tentunya punya efek sosial dan efek ekonomi. Dengan dana itu misalnya bedah rumah yang tadinya hanya Rp. 10juta bisa jadi Rp. 15juta.” ulas Rully.

Selain itu, dana ini bisa juga untuk pengembangan UMKM di desa atau menambah nilai penyertaan modal Pemerintah Desa di BUMDES (Badan Usaha Milik Desa), semua itu bisa saja dilakukan, tapi seperti apa pengelolaannya tentunya semua itu di kembalikan ke Desa setelah melalui mekanisme Musyawarah Desa. Musyawarah Pemerintah Desa dengan Masyarakat dan BPD.

Ia juga menambahkan program lain yang menjadi unggulan di visi misi program prioritas Husler-Budiman yakni di bidang pendidikan dengan adanya bantuan biaya pendidikan SD, SMP, SMA dan bantuan biaya penyelesaian studi untuk S1, S2, S3.

Serta program di bidang kesehatan, seperti peningkatan layanan kesehatan yaitu satu pasien satu kamar serta subsidi obat yang tidak ditanggung oleh BPJS. “Program-program tersebut adalah program yang dilanjutkan dan disempurnakan.” pungkas Rully.
Liputan : malik
Editor. : Redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *