Mahading; Demi Marwah Luwu Timur, tak ada kata lelah !

  • Whatsapp
Tak kenal lelah, H. Budiman terus Menyapa Desa

Malili_ Langkah Pasangan Calon nomor urut satu Husler-Budiman terus berlanjut. Seakan tak kehabisan energi, siang malam pasangan calon Bupati Wakil Bupati Luwu Timur tersebut bersama Timnya kompak membagi diri bergerak secara simultan di tempat berbeda, untuk mengunjungi calon pemilih.

Husler-Budiman Menyapa Desa sampai saat ini berjalan sangat efektif. Ketua Tim Pemenangan Mahading S. Sos mengatakan saat ini seluruh tim harus berhadapan dengan kondisi yang belum pernah dialami sebelumnya, ini adalah tantangan, dimana kegiatan kampanye yang biasanya menghadirkan banyak orang sekarang justru tak boleh.

“Namun dalam kondisi seperti itu, kita menemukan sebuah konsep di tengah dua situasi yang kontradiktif adalah kuncinya. Konsep Husler-Budiman Menyapa Desa memungkinkan kandidat kami tetap bertemu dengan warga meski dalam ruang yang terbatas, tapi dengan intensitas pertemuan yang tinggi tetap bisa menjangkau semua wilayah Luwu Timur tanpa perlu menghadirkan massa besar. Ini tentu saja menguras energi kami semua, tapi ini soal marwah Luwu Timur, tak ada kata lelah.” Jelas Mahading.

Bertemu Nenek Saleng, H. Budiman terus mendapat dukungan dari warga

Sementara Thorig Husler menyelesaikan jadwal kampanye Husler-Budiman Menyapa Desa di Kecamatan Tomoni Timur di Desa Margomulyo, H. Budiman terus menyisir wilayah pesisir Malili, kali ini Husler-Budiman Menyapa Desa berlanjut di Desa Wewangriu Kecamatan Malili pada hari Jum’at 23 oktober 2020.

Di Wewangriu Budiman didampingi oleh Jurkam Najamuddin dan A. Zulkarnain ST. Selain berdialog dengan warga, Budiman seperti biasa menyempatkan singgah di posko-posko pemenangan atau rumah kerabat yang dilaluinya.

“Malam itu Budiman juga menemui nenek Saleng di dusun Paorebbae Desa Wewangriu yang menurut keterangan warga sekitar namanya dicoret dari daftar penerima bantuan bedah rumah karena menjadi pendukung Husler-Budiman. Malam itu H. Budiman tak berbicara banyak dengan Nenek Saleng karena harus menuju titik kampanye selanjutnya di dusun Patande Desa Wewangriu.” tutupnya.

Di Tomoni Timur H. Muh. Thorig Husler mematangkan masa kampanye di 31 titik, sementara di Kecamatan Malili h. Budiman telah mengunjungi lebih dari 30 titik, termasuk posko relawan rumah tokoh dan warga.
Liputan : malik/**
Editor. : redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *