Langkah Transparansi Pengelolaan Anggaran PSR, Koperasi Caryata Serahkan HOK Petani

  • Whatsapp
Penyerahan dana Hari Orang Kerja (HOK) oleh KJSU Caryata di Desa Tawakua

Angkona_ Sebagai bentuk komitmen dan transparansi dalam pengelolaan anggaran Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Koperasi Jasa Serba Usaha Carya Anugrah Tani (KJSU Caryata) menyerahkan langsung biaya HOK (Hari Orang Kerja) ke petani di Desa Tawakua, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur. Senin 9 November 2020.

Selain menjadi Koperasi tercepat di Indonesia dalam hal tanam perdana, KJSU Caryata juga mendapat acungan jempol para petani, pasalnya sebelum pendataan, KJSU Caryata melakukan sosialisasi dan penyerahan RAB sebagai salah satu bentuk ketransparanan pengelolaan dana PSR.

Ketua KJSU Caryata Mistianto menerangkan pihaknya menyerahkan HOK ke petani sebanyak Rp. 51.775. 200 dengan luas lahan petani 10,88 hektare. Biaya HOK itu meliputi biaya pancang, lubang, tanam, pemupukan dan penyemprotan hama, yang semuanya dikelola langsung oleh petani.

“KJSU Caryata kali ini menyerahkan HOK ke petani sebanyak Rp. 51.775. 200 dengan luas lahan petani 10,88 hektare. Ini bentuk komitmen kami, untuk selalu transparan dalam pengelolaan dana PSR, Biaya HOK petani kami bayarkan sesuai RAB yang sebelumnya telah kami sosialisasikan pada petani peserta program PSR” Kata ketua KJSU Caryata Mistianto.

Ketua KJSU Caryata juga menjelaskan bahwa biaya HOK yang dibayarkan tersebut adalah HOK tahap pertama.

“HOK yang dibayarkan ini baru HOK tahap pertama, masih ada lanjutannya meliputi Pemeliharaan Gawangan, Pemupukan, pemeliharaan bulan ke 2, 6, dan 10, serta biaya pengawasan untuk petani, total biaya HOK untuk petani Tawakua yang harus dibayar adalah 62 juta lebih, Tahap awal yang 51 juta, sisanya saat seluruh pekerjaan telah selesai” Jelasnya.

I Ketut Ribek salah satu petani yang menerima biaya HOK tersebut sangat berterima kasih dengan kehadiran KJSU Caryata di Desa Tawakua, menurutnya KJSU Caryata sangat cepat dalam realisasi kegiatan PSR.

“Terima kasih kehadiran Koperasi Caryata dalam membantu petani kelapa sawit, Koperasi Caryata ini memang paling cepat kerjanya, hanya sekitar satu bulan mulai penebangan sampai tanam, kami petani juga langsung terima biaya HOK, harapan kami semoga Koperasi Caryata bisa berjalan seterusnya dan bisa membantu petani yang membutuhkan dana melalui PSR” Ungkap I Ketut Ribek.

KJSU Caryata mulai melakukan pendataan peserta PSR pada bulan Juni 2020, selanjutnya melakukam tanam perdana pada tanggal 15 September 2020, sementara untuk usulan Tahap 1 sekitar 151.56 Hektar, lahan tersebut dananya telah disalurkan oleh BPDPKS, sebagian lahan tersebut dalam proses penebangan dan penanaman.
Liputan : BP/**
Editor. : redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *