Ketua Bawaslu Lutim Rachman Atja: Pemberi dan Penerima Bisa dijerat UU NO. 10 Tahun 2016 Tentang Pilkada

  • Whatsapp

Malili_ Terindikasi digawangi ‘Gerbong Konawe’, sinyalemen bagi-bagi “Putri Cantik Berbobot 5 Kg” terus berlangsung. Kabar terakhir Desa Baruga Kacamatan Malili juga memperoleh jatah yang disinyalir bakal berlanjut hingga 4 (empat) bulan kedepan.

Menyikapi hal itu, Bawaslu Kab. Lutim tak tinggal diam. Ketua Bawaslu Lutim Rachman Atja dalam keterangannya mengatakan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) telah melakukan penelusuran terkait dugaan bagi-bagi beras tersebut yang terindikasi berpotensi pelanggaran UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Hasil dalam penelusuran awal yang dilakukan Sentra Gakkumdu menurut Rachman Atja, tim tersebut kini dalam kesepakatan guna mendalami perihal itu untuk pemenuhan 2 alat bukti yang relevan dengan Pasal yang akan disangkakan kepada pemberi dan penerima “Putri Cantik Berbobot 5 Kg”.

“Iye sudah berproses di sentragakumdu dimana saat pembahasan pertama SentraGAkumdu sepakat ditingkatkan pada tahapan klarifikasi guna pendalaman untuk pemenuhan unsur-unsur yang disangkakan, serta pendalaman lebih dalam untuk pemenuhan 2 alat bukti bukti yang relevan dgn pasal yang disangkakan”, jawab Rachman Atja via pesan Whatsappnya, Jumat 24 Juli 2020.

Sebelumnya pada konfirmasi awal diruang kerjanya, Ketua Bawaslu Lutim itu menjelaskan ada beberapa Pasal yang relevan terkait sinyalemen tersebut, yakni Pasal 187A Ayat 1 dan 2, dan Pasal 73-74 UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada.

Diketahui, Dalam Pasal 187A Ayat 1 termaktup setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menjanjikan atau memberikan uang atau materi sebagai imbalan, dapat dipidana penjara paling singkat 36 bulan penjara dan paling lama 72 bulan atau denda paling sedikit Rp200 jt dan paling banyak Rp1 Milyar.

Selanjutnya pada Ayat 2, Pidana yang sama diterapkan pada setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menerima bantuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1.
Liputan : amal
Editor. : redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *