Ini Ulasan H Budiman Terkait Solusi Strategis Peningkatan Ketahanan Ekonomi Daerah

  • Whatsapp
Drs. H. Budiman, SPd Ketua Tim Perumus Visi Misi

Malili_ Mantan Kepala Bapelitbangda Kabupaten Luwu Timur yang kini menjadi Calon Wakil Bupati Drs. H. Budiman, SPd mendampingi Ir. H. Muh. Thorig Husler, memaparkan Solusi Strategis Peningkatan Ketahanan Ekonomi Daerah yang disusun dalam program prioritas Visi Misi. Selasa 27 Oktober 2020.

Mengawali ulasannya, H. Budiman mengatakan Fluktuasi perkembangan PDRB Luwu Timur pada satu sisi dan potensi Sumber Daya Alam yang dimiliki pada sisi yang lain, dapat menjadi pertimbangan untuk mendorong terciptanya ketahanan ekonomi daerah yang lebih kuat.

“Ini sejalan dengan data-data yang telah diungkapkan di Visi Misi. Data tersebut menjadi dasar untuk memberi 3 (tiga) inspirasi untuk mengintervensi upaya peningkatan dan penguatan ketahanan ekonomi Luwu Timur. Inspirasi pertama adalah diperlukannya terobosan untuk menumbuhkankembangkan sektor perekonomian lainnya selain sektor pertambangan dan penggalian.” Papar H. Budiman.

Terhadap pernyataan ini, lanjutnya, hendaknya diletakkan secara hati-hati dalam merumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah agar dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sesuai dengan kondisi yang dihadapi baik secara internal maupun eksternal dengan mengoptimal potensi sektor lainnya.

“Inspirasi kedua terletak pada pentingnya pendalaman dan analisis atas sektor ekonomi unggulan lain yang dimaksud di dalam visi misi. Ini juga sebaiknya dikaitkan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyangkut Kawasan Strategis Provinsi (KSP). Sejalan dengan itu, maka salah satu sektor ekonomi unggulan yang perlu didorong perkembangannya ke depan adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan.” terangnya.

Kemudian kata Ia, terkait dengan KSP secara spesifik dapat dioptimalkan upaya peningkatan produksi beras untuk wilayah Burau, Wotu, Tomoni, Tomoni Timur, Mangkutana dan Kalaena. Termasuk peningkatan produksi Jagung di wilayah Angkona, Wasuponda, Wotu dan Burau, serta pengembangan kawasan perkebunan pada seluruh wilayah kecamatan di Luwu Timur.

Potensi SDA Luwu Timur yang juga perlu didorong pengembangannya adalah sektor pariwisata. Data-data yang telah dikemukakan dalam visi misi Husler-Budiman, menunjukkan bahwa terdapat 37 jenis obyek wisata yang mengandalkan kondisi alam Luwu Timur dengan keragaman jenis obyek.

“Jika ini memperoleh penanganan dengan baik, maka diyakini akan berdampak pada berkembangnya sektor perekonomian lainnya seperti transportasi, akomodasi dan makan minum, jasa keuangan, industri, serta informasi dan komunikasi.” ulasnya lebih jauh.

Dan Inspirasi yang ketiga terletak pada penciptaan lapangan kerja yang lebih luas dan beragam. “Ini dapat terwujud dari upaya menjaga momentum perkembangan ekonomi yang telah dicapai selama ini, dan dari upaya mendorong tumbuh dan berkembangnya sektor ekonomi lainnya selain sektor pertambangan dan penggalian,” tambah H. Budiman.

Kedua cara tersebut akan berdampak pada peningkatan investasi pada seluruh sektor yang telah berkembang selama ini, dan peningkatan investasi pada sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, serta sektor pariwisata yang menjadi sektor unggulan baru. Pengembangan yang demikian ini diharap menjadi ruang bagi peningkatan kesempatan kerja.
Liputan : malik
Editor. : redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *