Bawaslu Luwu Timur Matangkan Persiapan Hadapi Tahapan Lanjutan Pilkada 2020

  • Whatsapp

MALILI– Menghadapi tahapan lanjutan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2020 yang berlangsung di tengah pandemi covid-19.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu menggelar rapat koordinasi bersama Tim Gugus Tugas, Polres Luwu Timur, KPU Luwu Timur, dan Kesbangpol di media Centre Bawaslu Luwu Timur, Kamis (18/6/2020).

Ketua Bawaslu Luwu Timur Rachman Atja mengatakan
Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait penerapan standar protokol kesehatan yang akan dipedomani pada Pilkada 2020.

Dalam pelaksanaan tugas pengawasan, kami nantinya akan bersentuhan dengan banyak masyarakat serta melakukan bimbingan tekhnis kepada pengawas kami.

“Ada anjuran agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Tapi kami juga perlu mengetahui standar protokol kesehatan itu seperti apa,”Kata Rachman Atja di awal sambutanya

Dikatakan Rachman, sekarang kita berada dalam keadaan yang tidak normal dalam berpilkada. Oleh karena itu kesepahaman semua pihak terkait penerapan protokol kesehatan sangat dibutuhkan.

khususnya, kami sebagai penyelenggara Pilkada yang nantinya akan banyak bertemu dengan masyarakat untuk melakukan sosialisasi pengawasan Pilkada.

Merespon hal tersebut Tim Gugus Tugas, Rosmini Pandin menjelaskan ada delapan hal yang harus dipatuhi oleh semua penyelenggara Pilkada di tengah Pandemi Covid-19.

Pertama adalah melakukan rapid tes personil KPU, KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota, PPK, PPS, KPPS, dan PPDP yang sedang bertugas.

Kadis Kesehatan Luwu Timur ini menekankan rapid tes bagi penyelenggara hanya akan dilakukan bagi yang memiliki gejala terpapar covid-19. “Seperti itu petunjuk yang kami terima,” terang Rosmini.

Kemudian , Penggunaan APD paling kurang berupa Masker bagi Personil KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten /Kota, PPK, PPS , KPPS dan PPDP yang sedang bertugas.

Selanjutnya , Wajib menyediakan sarana Sanitasi, paling kurang berupa Fasilitas cuci tangan dan disenfektan.

Keempat, melakukan pengecekan kondisi suhu tubuh kepada semua pihak yang terlibat. Menerapkan Physical distanching atau pembatasan fisik dalam setiap tahapan Pemilihan.

Larangan berkerumun untuk setiap tahapan kegiatan, pembatasan jumlah peserta dan personil yang ditugaskan, dan terakhir Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk menggantikan Pertemuan Tatap Muka secara langsung.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Luwu Timur AKBP Indratmoko mengatakan siap bersinergi bersama Bawaslu untuk melakukan pengamanan pelaksanaan Pilkada di Luwu Timur.

Ia meyakini proses Pilkada yang berlangsung ditengah Covid-19 ini akan menjadikan media sosial sebagai sarana untuk mengkampanyekan pasangan calon.

“jika melihat PKPU yang ada, Kegiatan Pilkada nantinya akan banyak melalui virtual sehingga akan banyak pelanggaran yang mungkin terjadi di dunia maya,” Ungkap Indratmoko.

“Mengantisipasi hal tersebut kami sudah menyiapkan pola pengamananannya, salah satunya yaitu membentuk tim cyber crime. Tim ini akan kami perkuat dalam melakukan Pengamanan PIlkada Luwu Timur 9 Desember 2020,” Tutupnya.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *