Anggota DPRD Ingatkan Pemda Tidak Terburu-buru Buka Sekolah dan Fasilitas Publik

  • Whatsapp

MALILI — Legislator asal Partai Gerindar, Luwu Timur, Sarkawi A. Hamid, meminta kepada Pemerintah Luwu Timur untuk tidak tergesa-gesa membuka sarana pendidikan dan sejumlah fasilitas publik.

Menjelang new normal, saya ingatkan dan meminta kepada jajaran Pemkab Luwu Timur, khususunya dinas terkait agar tidak terburu-buru membuka sarana pendidikan di Luwu Timur. Saat ini angka kasus Covid-19 di Luwu Timur masih terus meningkat sehingga masih perlu dikaji secara mendalam rencana pembukaan sekolah itu,” tutur Sarkawi, disela acara pelepasan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Luwu Timur untuk melaksanakan tugas pencegahan penularan covid-19, baru baru ini.
Lanjutnya, kalaupun kebijakan untuk melonggarkan pembukaan sarana pendidikan diterapkan, maka ada beberapa hal perlu diperhatikan. Serta pengkajian secara mendalam dan komprehensif sebelum anak didik aktif kembali bersekolah.
“Saya juga mengusulkan agar protokol kesehatan tetap menjadi perhatian utama kepada semua stakeholders agar tetap diterapkan untuk mencegah penyebaran covid-19. Selain itu saya meminta selurih guru menjalani rapid test guna memastikan sterilisasi kontak langsung dengan para siswa,” jelas Sarkawi.

Opsi lain yang bisa ditempuh adalah siswa diberi porsi belajar dan kelonggaran agar tetap belajar di rumah dengan pembagian jam belajar mereka.
Diketahui, terhitung hingga hari ini, Kamis 11 Juni 2020
kemarin, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Luwu Timur mencatat kasus positif berjumlah 399 orang.
Sementara pasien sembuh sudah 159 orang. Serta jumlah warga Luwu Timur yang sudah menjalani rapid Test adalah 29.293 orang. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *