119 Desa Di Luwu Timur Studi Tiru Ke-Bandung

Halsen:Studi Tiru Pengelolaan Objek Wisata dan Pengembangan Produk Lokal.
MALILI___Untuk melihat secara langsung pengelolaan objek wisata dan produk lokal kabupaten bandung Propinsi Jawa Barat,Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Luwu Timur melaksanakan studi tiru.

Kepala Dinas DPMD,Halsen,mengatakan,objek wisata disetiap Desa yang berada di Kabupaten Luwu Timur sangat berpotensi meningkatkan perekonomian lokal,hanya saja pengelolaannya yang belum maksimal.

“Objek wisata luwu timur butuh pengelolaan yang propesional,sehingga kami bersama 119 Kepala Desa melaksanakan studi tiru di Kabupaten Bandung karena pengembangan objek wisata dibandung sangat Luar biasa seperti Objek wisata Arboretum juara II se indonesia, begitupun pengelolaan produk lokal”ujar Halsen via selulernya selasa 30 agustus 2022.

Halsen menuturkan,studi tiru yang dilakukan 119 Kepala Desa itu hasilnya akan dikembangkan di setiap Desa.

“Kalau dibandung objek wisata dikelola langsung oleh Badan Usaha Malik Desa (Bumdes) olehnya itu objek wisata yang tersebar di beberapa Desa di Kabupaten Luwu Timur kedepan akan lebih baik dan tentunya dapat meningkatkan perekonomian lokal,selain itu 119 Kepala Desa juga studi tentang pengelolaan dan pengembangan produk lokal”kata Halsen.

Halsen menambahkan,Studi tiru untuk melihat, dan mempelajari manajement pengelolaan potensi desanya di kab Bandung, terkait dengan pengelolaan agrowisata, peternakan, pembinaan dan pengelolaan UMKM dan BUMDes.

Selain 119 Kepala desa juga studi tiru tersebut dihadiri Bupati Luwu Timur,Drs.H.Budiman Hakim,M,Pd.

Liputan:tn/tt
Editor:redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *