284 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies,Dinas Kesehatan Luwu Timur Maksimalkan Vaksinasi

MALILI___Dinas Kesehatan Luwu Timur mencatat kasus warga yang terkena gigitan hewan penular rabies (HPR) saat ini mencapai 284 kasus.

Itu disampaikan Sub koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Luwu Timur, Wardan kepada Wartawan Rabu 25 Juni 2022

Ia mengatakan kasus warga yang terkena gigitan HPR ini mayoritas oleh jenis binatang anjing dan ada juga oleh kucing.

“Kasus gigitan HPR di Luwu Timur ini terhitung dari Januari hingga Mei , sudah ada 284 kasus, kasus gigitan ini terjadi di 11 kecamatan” ujar dia.

Dikatakan Wardan, Kasus gigitan HPR itu sendiri terpantau dari laporan 18 Puskesmas tersebar di 11 kecamatan di Luwu Timur.

Menurutnya, warga yang menjadi korban gigitan HPR ini sudah ditangani oleh petugas Puskesmas masing-masing kecamatan.”ini kebanyakan akibat gigitan anjing peliharaan, “tandas Wardan

Ditambahkan Wardan, jika anjing yang menggigit mati maka akan langsung diberikan vaksin anti rabies (VAR).

“Kalau untuk kasus gigitan oleh anjing liar, atau anjing yang sudah menggigit banyak orang akan langsung diberikan VAR,”lanjutnya

Meski begitu, kata Wardan, tidak semua kasus gigitan hewan penular rabies harus diberikan VAR.

Namun hal yang pertama harus dilakukan setelah digigit oleh hewan tersebut adalah mencuci luka gigitan dengan sabun.

“Pencucian luka gigitan dengan menggunakan air dan sabun selama kurang lebih 15 menit, ini merupakan hal yang sangat penting untuk membunuh virus rabies yang berada di sekitar luka gigitan,”tambah nya

Sesuai data Dinas Kesehatan Luwu Timur, ada sebanyak 4.244 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies, 9 Meninggal Dunai, Data 2014-2022.

Adapun rinciannya, yaitu tahun (2014) ada 407 kasus , 1 meninggal Dunia, (2015) sebanyak 465 kasus , (2016) 467 kasus 2 minggal Dunia, (2017) 525 kasus 3 meninggal, (2018) 557 kasus, (2019) 628 kasus 1 meninggal, (2020) 271 kasus, 2 meninggal , (2021) 640 kasus ( 2022) data bulan Mei 284 kasus.

Diberitakan Sebelumnya, Dinas Pertanian Luwu Timur sudah melakukan Vaksinasi terhadap hewan penular rabies dengan sasaran 22 Desa.

Data jumlah Hewan Pembawa Rabies (HPR) yang sementara di vaksin yakni
660 ekor Anjing dan 180 ekor Kucing

“Data ini baru sebagian Desa yang masuk dan akan berlanjut sampai tanggal 6 Juni 2022,”kata Sukma

Dinas Pertanian tahun ini menyediakan 2.500 vaksin rabies gratis untuk hewan peliharaan masyarakat.

“Dinas Pertanian juga menyiapkan 1.100 diantaranya merupakan dosis vaksin yang disiapkan di luar program kita, “tambahnya.

Liputan:tim
Editor:redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *