“Nikel tanpa ESG Bukanlah Nikel Masa Depan”, Komitmen PT Vale Pimpin Praktik Pertambangan Berkelanjutan dari Indonesia

LUWU TIMUR – Di tengah sorotan global terhadap pentingnya energi bersih dan keberlanjutan, PT Vale Indonesia Tbk menegaskan posisinya sebagai pelopor praktik pertambangan yang bertanggung jawab.

Melalui partisipasi dalam dialog internasional bersama para pakar dan pemimpin industri, PT Vale menyuarakan satu pesan kuat: “Nikel tanpa ESG bukanlah nikel masa depan.”

Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Bernardus Irmanto, Pelaksana Tugas CEO PT Vale Indonesia, yang mewakili Indonesia dalam forum global terkait keberlanjutan industri nikel.

Dalam era transisi energi, di mana nikel menjadi salah satu komoditas strategis untuk baterai kendaraan listrik dan teknologi hijau, PT Vale menekankan bahwa hanya nikel yang ditambang dengan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) yang layak menjadi bagian dari masa depan.

“Kami tidak hanya bicara, kami bertindak,” tegas Bernardus, 8 Mei 2025.

“Mulai dari perolehan PROPER Emas dari pemerintah Indonesia, rating ESG yang setara standar global, hingga langkah konkret menuju sertifikasi IRMA 50, semua itu adalah wujud nyata komitmen kami,” tambahnya.

PT Vale tidak sekadar menjadikan keberlanjutan sebagai jargon, melainkan sebagai standar kerja dan nilai inti perusahaan. Dari pelestarian lingkungan, pelibatan masyarakat lokal, hingga transparansi dalam tata kelola, setiap aspek operasional PT Vale dirancang untuk memenuhi tuntutan global sekaligus menjawab kebutuhan lokal.

“Beginilah cara kami menambang dengan integritas. Kami ingin memastikan bahwa nikel yang berasal dari Indonesia tidak hanya bernilai secara ekonomi, tapi juga secara etika dan lingkungan. Itulah cara kami memimpin sebagai pemasok nikel global terdepan dari Indonesia,” tegas Bernardus.

Dengan langkah progresif ini, PT Vale Indonesia tidak hanya membawa harum nama bangsa di kancah internasional, tetapi juga menegaskan bahwa masa depan industri ekstraktif Indonesia adalah masa depan yang berkelanjutan.

liputan : tim
editor : redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *