MALILI___Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemerintah Kabupaten Luwu Timur,Ramadhan Pirade, menjelaskan,daya serap APBD merupakan bagian dari indikator utama untuk menyalurkan berbagai program yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Untuk tahun Anggaran 2023 melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) serapan Anggaran tersebut sudah mencapai 16,56 persen.
“Per April 2023 ini serapan APBD kita sudah mencapai 16,56 persen”ucap Ramadhan,pada wartawan 30 mei 2023.
Ramadhan mengatakan,serapan APBD Luwu Timur saat masih terdiri dari beberapa penyaluran anggaran,seperti dana desa yang telah di cairkan se banyak dua tahap begitupun dana BKK Desa yang juga telah di cairkan ditahap pertama sebanyak 20 persen.
“Yang terbanyak di dana Desa dan dana BKK desa serta beberapa program lainnya di setiap SKPD yang sudah terlaksana,sehingga daya serap APBD lutim sudah mencapai 16,56 persen”tandas Ramadhan.
Sementara di tahun 2022 lalu serapan APBD Luwu Timur tercapai sesuai yang diharapkan.
“Kalau proyek fisik yang bersumber dari APBD Luwu Timur sudah berjalan proses pengerjaannya maka di pastikan daya serap APBD Lutim tentunya akan lebih meningkat lagi”pungkas Ramadhan.
Liputan :nat
Editor:redaksi





