Cegah Stuning,Camat Wasuponda Minta Warganya Konsumsi Makanan Begizi

WASUPONDA___stunting menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) adalah anak balita dengan nilai z-scorenya kurang dari -2.00 SD/standar deviasi (stunted) dan kurang dari -3.00 SD (severely stunted). Jadi dapat disimpulkan bahwa stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang dialami oleh balita yang mengakibatkan keterlambatan pertumbuhan anak yang tidak sesuai dengan standarnya sehingga mengakibatkan dampak,baik jangka pendek maupun jangka panjang

“Untuk mencegah kasus stunting terkhusus di kecamatan wasuponda,kami minta agar masyarakat kecamatan Wasuponda selalu mengkonsumsi makanan bergizi”ujar Camat Wasuponda Bambang Andi Acang kepada wartawan Senin 23 Januari 2023.

Bambang Andi Acang mengatakan,Penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi yang diperoleh oleh balita sejak awal masa emas kehidupan pertama, dimulai dari dalam kandungan (9 bulan 10 hari) sampai dengan usia dua tahun. Stunting akan terlihat pada anak saat menginjak usia dua tahun, yang mana tinggi rata-rata anak kurang dari anak seusianya.
Penyebab utama stunting diantaranya, asupan gizi dan nutrisi yang kurang mencukupi kebutuhan anak, pola asuh yang salah akibat kurangnya pengetahuan dan edukasi bagi ibu hamil dan ibu menyusui, buruknya sanitasi lingkungan tempat tinggal seperti kurangnya sarana air bersih dan tidak tersedianya sarana MCK yang memadai serta keterbatasan akses fasilitas kesehatan yang dibutuhkan bagi ibu hami, ibu menyusui dan balita.

“Selain konsumsi makanan bergizi,pula masyarakat kecamatan wasuponda juga senantiasa menjaga kebersihan”ujar Bambang Andi Acang.

Liputan :tim
Editor:redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *