MALILI___Adanya indikasi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di Luwu Timur yang mengisi kendaraan berulang ulang dengan kendaraan yang sama begitupun pengisian jerigen,sehingga Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (Disdagkoprinum) Luwu Timur memberikan peringatan keras terhadap SPBU tersebut.
“Kan sudah ada regulasi yang atur,terkait penjualan bahan bakar minyak di setiap SPBU,dimana harus mengutamakan kendaraan umum apa lagi BBM jenis solar dan pertalite merupakan subsidi pemerintah,”ujar Senfri kepada wartawan,Jumat 23 September 2022 diruang kerjanya.
Untuk pengisian jerigen SPBU juga memprioritaskan kendaraan,karena keutamaan penyaluran BBM semua jenis itu kendaraan bukannya jerigen.
“Kalau pengisian jerigen hanya berpatokan surat rekomendasi,dan pihak SPBU harus selalu mengutamakan pengisian BBM terhadap kendaraan,baik itu roda dua maupun roda empat”tandas Senfri.
Senfri mengatakan,setiap saat pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap semua SPBU di Luwu Timur.
“Ini unuk mengantisipasi tidak terjadinya kelangkaan BBM di Luwu Timur,bagaimana agar penyaluran BBM betul dilakukan secara propesional oleh setiap SPBU,dengan tidak melayani pengisian jerigen tanpa rekomendasi dan pengisian kendaraan yang berulang ulang dengan hari sama”pungkas Senfri.
Liputan :eden/nat
Editor:redaksi





