oleh

Husler Minta Pengelolaan Koperasi Berbasis Teknologi

Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Luwu Timur melaksanakan sosialisasi dan konsolidasi koperasi inti dan koperasi unggul yang diikuti para pelaku koperasi di Luwu Timur. Kegiatan konsolidasi koperasi ini dibuka langsung Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Senin (25/03/2019).

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Rosmiyati Alwi mengatakan, koperasi merupakan tulang punggung atau penyangga perekonomian nasional. Oleh karena itu, koperasi harus terus dikembangkan untuk mendorong peningkatan roda perekonomian. Awalnya koperasi di Luwu Timur berjumlah 260 lebih, namun dalam perkembangan turun menjadi 156 koperasi.

Lanjut Rosmiyati, pertemuan seluruh koperasi se-Luwu Timur ini dimaksudkan untuk mensosialisasikan bagaimana mengelola koperasi secara sehat sehingga bisa tumbuh dan berkembang lebih baik. “Intinya koperasi harus melakukan RAT, namun yang terjadi masih banyak pengurus koperasi yang belum melakukan RAT. Hal ini menghambat perkembangan koperasi,” katanya.

Pertemuan konsolidasi koperasi ini dihadiri pengurus koperasi dengan berjumlah 50 koperasi. Sesuai Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2016 tentang Koperasi Inti dan Koperasi Unggul, maka hal ini juga menjadi target bersama untuk mewujudkan hal tersebut. Paling tidak, Koperasi kedepan harus bisa berbasis online.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler mengatakan, hingga saat ini, baru 39 koperasi yang melakukan RAT sampai akhir Maret ini. Konsolidasi ini dimaksudkan untuk mengetahui kendala dan tantangan perkembangan koperasi sehingga bisa dievaluasi.

Pemerintah Daerah, kata Husler, akan terus berusaha meningkatkan kemampuan SDM pengelola koperasi dengan berbagai program pelatihan dengan harapan para pelaku koperasi yang mengikuti pelatihan itu bisa lebih berkembang lagi pengelolaan koperasinya.

“Saya sangat berharap kedepan koperasi bisa saling bermitra dengan koperasi lainnya, berdaya saing dan berbasis teknologi,” tambahnya.

Liputan: hms/ikp/kominfo/redaksi

News Feed