oleh

Husler Resmikan Komunitas Tari Kuda Lumping Campur Sari Taruna Jaya

Kalaena__Komunitas Sanggar Tari Kuda Lumping Campur Sari Taruna Jaya Desa Kalaena Kiri Kecamatan Kalaena, akhirnya diresmikan oleh Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler, didampingi Camat Kalaena, Alimuddin Bachtiar. peresmian komunitas ini ditandai pemotongan tumpeng oleh Bupati, Minggu (20/10/2019).

Tarian Kuda Lumping juga disebut Jaran Kepang atau Jathilan yang merupakan tarian tradisional Jawa menampilkan sekelompok prajurit tengah menunggang kuda. Tarian ini menggunakan kuda yang terbuat dari bambu atau bahan lainnya yang di anyam dan dipotong menyerupai bentuk kuda, dengan dihiasi rambut tiruan dari tali plastik atau sejenisnya yang di gelung atau di kepang.

Anyaman kuda ini dihias dengan cat dan kain beraneka warna. Tarian kuda lumping biasanya hanya menampilkan adegan prajurit berkuda, akan tetapi beberapa penampilan kuda lumping juga menyuguhkan atraksi kesurupan, kekebalan, dan kekuatan magis, seperti atraksi memakan beling dan kekebalan tubuh terhadap deraan pecut.

“Selamat kepada komunitas Tari Kuda Lumping Campur Sari Taruna Jaya. Semoga tetap menjadi bagian penting dari kekayaan budaya masyarakat di Luwu Timur,” kata Husler.

Ia menambahkan, Tari Kuda Lumping adalah seni tradisional yang harus dilestarikan. Tak hanya dari aspek budaya, namun juga dari sisi penampilan. Ini yang mungkin harus dijaga tetap baik.
Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga berharap agar Tarian Kuda Lumping diharapkan tetap eksis sehingga turut memperkaya budaya di Luwu Timur. “Untuk acara- acara Pemerintah daerah, tarian kuda lumping ini juga harus ikut ambil bagian,” tutupnya.

Liputan: hms/ikp/kominfo
Editor: redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed