oleh

SDN 107 Lagego dan SMPN 3 Burau Juara Lomba Fashion Show Daur Ulang Sampah

BURAU-Sampah tidak selamanya identik dengan sesuatu yang kotor dan menjijikkan,buktinya bisa disulap menjadi busana cantik dan memiliki nilai seni tersendiri. Hal itu ditunjukkan dalam lomba  fashion show yang digelar Pemerintah Kecamatan Burau  pada Rabu- Kamis (14-15/08/2019) bertempat di Gedung Serba Guna Kecamatan Burau, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke- 74 Tahun 2019.

 Fashion Show Daur Ulang Sampah, yang diikuti oleh sekolah SD dan SMP serta ibu-ibu PKK Desa se kecamatan Burau ini mengambil tema “ Sayangi Lingkungan Manfaatkan Limbah Sampah “ ini dibuka langsung oleh Camat Burau, Muh.Sukri.

Berbagai macam busana dengan gaya dan warna-warni unik diperagakan oleh para peserta yang rata-rata adalah pelajar setingkat SD dan SMP itu .Mereka berjalan di atas catwalk  berlenggak-lenggok memamerkan busana hasil daur ulang yang mereka buat.

Busana yang diusung bukan hanya untuk memamerkan kreatifitas saja, melainkan sebagai upaya kampanye kepada masyarakat tentang pentingnya hidup sehat dengan menjaga kebersihan dan menyayangi lingkungan. Semuanya busana yang dipakai dibuat dari bahan daur ulang sampah seperti kertas koran, bungkus deterjen, tutup botol kemasan dan karung beras.

Akhirnya, dari hasil penilaian dewan yuri untuk tingkat sekolah dasar (SD) Siswi SDN 107 Lagego atas nama Naswa Azzahra keluar sebagai juara I, sedangkan untuk Tingkat SMP, Juara I diraih oleh siswa SMP Neg 3 Burau, atas nama Alda Febriyanti.

Kepala Sekolah SDN 107 Lagego Kecamatan Burau, Muawwanah,S.Pd mengatakan busana yang digunakan oleh muridnya dalam Fashion Show ini dibuat oleh guru sedangkan murid-murid bertugas mengumpulkan bahan – bahan sampah yang berkaitan dengan tema kegiatan kemudian dibuatkan kostum  yang dipakai dalam lomba.

“ Tujuan Fashion show dengan baju dari barang bekas atau sampah ini sangat positif, karena selama ini sampah dianggap sebagai sesuatu yang buruk, sumber masalah, sumber penyakit, namun dengan kreatifitas dan inovasi kita bisa mengubah penilaian miring tersebutmenjadi sesuatu yang sangat indah, menarik, dan bermanfaat bahkan punya nilai jual “ jelas Muawwanah, bersemangat . (Liputan : ikp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 comment

News Feed